Jumat, 08 Maret 2024

Perspektif Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Politik dalam Pembelajaran

Topik 3 Perspektif Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Politik dalam Pembelajaran
Aksi Nyata




Mulai Dari Diri

Hal yang saya pikirkan tentang topik ini sebelum memulai proses pembelajaran, melihat dari judul topik bahasan saya berpikir materi ini membahas bagaimana cara guru dan peserta didik memahami sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam pembelajaran agar menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung bagi semua peserta didik.

Eksplorasi Konsep

Hal yang saya pelajari dari konsep yang saya pelajari dalam topik ini ialah penting sekali memahami penerapan sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam pembelajaran dan memahami pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran agar pembelajaran yang dilakukan mengakomodasi keragaman latar belakang setiap peserta didik. Memahami dan menghargai perbedaan membantu guru dan peserta didik memiliki hubungan sosial yang baik dan tercipta suasana kelas yang menyenangkan.

Ruang Kolaborasi

Saya mempelajari lebih lanjut bersama dengan rekan-rekan dalam ruang kolaborasi mengenai perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam  pembelajaran yang mempengaruhi proses pendidikan. Kesiapan kami mengajar dengan memperhatikan Perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam pembelajaran pada peserta didik. Persamaan dan perbedaan pandangan tentang Perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam pembelajaran yang mempengaruhi proses pendidikan yang dimiliki, serta persamaan dan perbedaan pandangan tentang mengajar dengan memperhatikan Perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam pembelajaran pada peserta didik yang dimiliki.

Demonstrasi Kontekstual

Hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi kontekstual bersama kelompok yaitu melalui presentasi dan diskusi kelas, kami menerima dan memberikan pandangan mengenai perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam pembelajaran. Hal ini membantu mendapat pemahaman yang mendalam mengenai perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam pembelajaran.

Elaborasi Pemahaman

Pada topik ini, saya memahami bahwa dalam konteks pembelajaran, pemahaman tentang perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik sangat penting untuk mengakomodasi keragaman peserta didik dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung bagi peserta didik. Penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang memperhatikan semua aspek ini agar pembelajaran dapat menjadi pengalaman yang relevan dan bermakna bagi semua peserta didik. Hal baru yang saya pahami adalah bahwa perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik berdampak signifikan terhadap pembelajaran dalam pendidikan. Perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik tidak hanya penting untuk dipahami oleh guru, tetapi juga peserta didik. Guru dan peserta didik memiliki pemahaman yang baik terhadap sosial, budaya, ekonomi, dan politik membantu mereka menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif. Saya ingin mendalami pengetahuan tentang berbagai budaya, tradisi, dan nilai-nilai masyarakat agar memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang keanekaragaman. Mempelajari lebih lanjut tentang ketidaksetaraan sosial dan ekonomi, termasuk faktor-faktor yang berkontribusi pada kesenjangan tersebut,  dampaknya pada akses pendidikan dan peluang. Mempelajari pendekatan yang efektif dan inovatif dalam pembelajaran yang memperhitungkan konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik.

Koneksi Antar Materi

Memahami perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik, dalam pembelajaran, membantu guru merancang pendekatan pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan individual peserta didik dan juga membantu  guru memahami dan mengatasi dinamika kompleks dalam ruang kelas. Ini juga mendukung membentuk guru yang lebih berwawasan luas, dan mampu menghadapi keanekaragaman di ruang kelas.

Aksi Nyata

Pemahaman dan pembelajaran perspektif sosial, budaya, ekonomi, dan politik memiliki manfaat signifikan untuk kesiapan saya sebagai guru.  Pembelajaran perspektif ini membantu saya memahami dan menghargai keragaman sosial, budaya, ekonomi, dan politik di antara peserta didik, sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung kebutuhan beragam peserta didik. Memahami konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik peserta didik, sebagai guru saya dapat lebih baik menyelaraskan pembelajaran dengan pengalaman hidup peserta didik. Hal ini membuat pembelajaran lebih bermakna dan relevan bagi mereka. Saya menilai kesiapan saya saat ini berada pada skala 8 dari 10. Saya masih perlu belajar lebih lanjut tentang berbagai budaya, tradisi, dan nilai-nilai masyarakat agar memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang keanekaragaman. Mempelajari lebih lanjut tentang ketidaksetaraan sosial dan ekonomi, termasuk faktor-faktor yang berkontribusi pada kesenjangan tersebut,  dampaknya pada akses pendidikan dan peluang. Serta mempelajari pendekatan yang efektif dan inovatif dalam pembelajaran yang memperhitungkan konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Hal yang perlu saya persiapkan lebih lanjut untuk bisa menerapkan dengan optimal adalah dengan mempelajari dan meningkatkan pengetahuan saya mengenai perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam pembelajaran, mempelajari pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran berdasarkan perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik, agar saya dapat merancang pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan peserta didik.

 


Rabu, 06 Maret 2024

Pengantar Perspektif Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Politik dalam Pendidikan di Indonesia.

Topik 1 Pengantar Perspektif Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Politik dalam Pendidikan di Indonesia.

                                                                    Aksi Nyata



Mulai Dari Diri

Hal yang saya pikirkan tentang topik ini sebelum mulai proses pembelajaran adalah bahwa secara garis besar saya tahu apa itu sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Namun pemahaman secara mendalam tentang bagaimana sosial, budaya, ekonomi, dan politik berpengaruh dalam pendidikan di Indonesia, saya belum terlalu memahaminya.

Eksplorasi Konsep

Hal yang saya pelajari dari konsep pada topik ini yaitu saya mempelajari perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam pendidikan pada masa sebelum dan sesudah kemerdekaan.

Ruang Kolaborasi

Pada ruang kolaborasi kami mempelajari tentang faktor sosial, budaya, ekonomi dan politik yang berpengaruh terhadap pendidikan di indonesia dari 5 video. Berdasarkan video yang telah dianalisis oleh kelompok dapat dikatakan setiap daerah memiliki faktor sosial, budaya, ekonomi dan politik yang masing-masingnya memengaruhi pendidikan.

Demonstrasi Kontekstual

Hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi yaitu saya mendapat pemahaman yang lebih mendalam ketika melakukan presentasi, bertukar pendapat dengan teman kelas dan juga kasus-kasus yang diangkat dan dibahas bersama menambah wawasan tentang pengaruh sosial, budaya, ekonomi dan politik dalam pendidikan.

Elaborasi Pemahaman

Hal yang saya pahami tentang topik ini yaitu bahwa interaksi sosial dan lingkungan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif individu. saya juga mendapat pemahaman tentang multikulturalisme, mediasi dan potensi belajar. Hal ini memberikan saya pemahaman dalam menerapkan permbelajaran yang menghargai keragaman dalam kelas dan membimbing peserta didik belajar sesuai kebutuhannya. Hal baru yang saya pahami atau yang berubah dari pemahaman di awal yaitu tentang teori Vygotsky. Setelah mempelajari teori sosiokultural saya memahami multikulturalisme, mediasi dan potensi belajar. Saya ingin mempelajari lebih lanjut tentang strategi-strategi yang dilakukan untuk mendukung keragaman dalam pembelajaran di kelas.

Koneksi Antar Materi

Saya mempelajari bahwa perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik berkaitan erat dengan materi yang dipelajari pada  mata kuliah filosofi pendidikan indonesia, pemahaman tentang peserta didik dan pembelajaran, prinsip pengajaran dan asesmen yang efektif serta pembelajaran sosial emosional, yang mana semunya ini menekankan tentang mengakui dan menghargai keragaman setiap peserta didik, baik karakteristik peserta didik yang beragam dan kebutuhan belajarnya.

Aksi Nyata

Pembelajaran ini memberikan saya manfaat agar sebagai guru saya dapat mengakui dan menghargai keragaman dalam kelas, merancang dan menerapkan pembelajaran yang dapat memenuhi karakteristik peserta didik yang beragam dalam kelas dan memberikan dukungan dan bimbingan belajar sesuai kebutuhan peserta didik agar mereka dapat mengembangkan setiap potensi yang dimiliki. Kesiapan saya saat ini berada pada skala 8 dari 10. Saya perlu mempelajari lagi strategi-strategi yang perlu dilakukan agar dapat memenuhi karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik yang beragam. Saya perlu mempelajari lebih lanjut dan mendalam lagi tentang faktor sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam pendidik dan mempelajari multikulturalisme, mediasi, dan potensi belajar agar dapat merancang pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran mendukung bagi peserta didik dan relevan.

Selasa, 05 Maret 2024

Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan

Topik 2 Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan.
Aksi Nyata

 

Mulai Dari Diri

Sebelum memulai proses pembelajaran pada topik ini, saya melihat topik ini berjudul Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan dan saya berpikir isi materinya tentang sudut pandang interaksi sosial dan budaya dalam pendidikan.

Eksplorasi Konsep

Konsep yang saya pelajari pada topik ini yaitu status sosioekonomi (SES) yang mempengaruhi interksi sosial orang dewasa dan anak, dan Cultural-Historical Activity Theory (CHAT)  yang sangat penting karena dalam memahami hubungan apa pun, seperti hubungan SES dan pengembangan.

Ruang Kolaborasi

Pada ruang kolaborasi saya menganalisis studi kasus tentang perspektif sosiokultural dalam penerapan pendidikan di Indonesia dalam kelompok dari tiga bacaan yaitu Belajar Berdemokrasi, dari buku Mengajar untuk Perubahan, Ray Sang Pecandu Online Game, dari buku Mengajar untuk Perubahan, Literasi Dasar, dari Buku Melawan Setan Bermata Runcing: Pengalaman Gerakan Pendidikan Sokola.  Kami Menganalisis faktor sosial, budaya, ekonomi dan politik yang penting dalam cerita tersebut. Saya menyadari penting pemerataan pendidikan dan juga memotivasi saya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, relevan dan bermakna dengan memperhatikan keberagaman latar belakang peserta didik.

Demonstrasi Kontekstual

Hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi kontekstual bersama kelompok yaitu kami dapat mempresentasikan hasil kerja kelompok dan memberikan pandangan mengenai topik bahasan. Kami saling bekerja sama dalam kelompok dengan baik.

Elaborasi Pemahaman

Sosioekonomi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pendidikan dan interaksi sosial orang dewasa dan anak. Penting untuk memahami status sosioekonomi dan sosiokultural beragam dan tidak memandang perbedaan sebagai penghambat. Guru, orang tua maupun orang sekitar peserta didik perlu memberikan dukungan pendidikan bagi semua peserta didik. Seorang guru harus mengenal dan memahami latar belakang peserta didiknya agar mampu menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.

Hal baru yang saya pahami yaitu SES mempengaruhi pola interkasi orang dewasa dan anak dan aktivititas sosial dan insteraksi orang dewasa-anak membentuk dasar sosialisasi kognitif.

Hal yang ingin saya pelajari lebih lanjut yaitu bagaimana keberagaman budaya peserta didik dapat diintegrasikan dalam upaya mencapai keadilan pendidikan. Apa tantangan yang muncul dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang adil untuk semua peserta didik. Bagaimana keberhasilan atau efektivitas implementasi konsep sosiokultural dapat diukur atau dinilai. Apakah ada indikator tertentu yang dapat digunakan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap pembelajaran peserta didik.

Koneksi Antar Materi

Hal yang saya pelajari dari konekasi antar materi yaitu bahwa Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan berkaitan erat dengan filosofi pendidikan di indonesia, pemahaman tentang  peserta didik dan pembelajarannya, prinsip pengajaran dan asesmen yang efektif, pembelajaran sosial emosional dan teknologi baru dalam pembelajaran dan pengajaran. Semuanya ini memberikan pemahaman tentang bagaimana memahami latar belakang peserta didik yang beragam dan memberikan pemahaman bagaimana guru dapat menciptakan pembelajaran yang mengakui dan menghargai perbedaan serta menciptakan pembelajaran yang relevan, menarik dan bermakna bagi peserta didik.

Aksi Nyata

Manfaat pembelajaran ini bagi saya sebagai guru yaitu memberikan saya pemahaman dan mempersiapkan saya untuk nantinya menjadi guru yang memahami latar belakang peserta didik yang beragam dalam kelas dan merancang pembelajaran sesuai kebutuhan setiap peserta didik, dan melakukan pembelajaran yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.

Saya menilai kesiapan saya berada pada skala 8 dari 10, karena saya masih perlu banyak belajar memperdalam pemahaman saya tentang Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan dan saya baru belajar teorinya, belum menerapkan dalam pembelajaran di kelas.

Saya perlu belajar lebih banyak lagi dari berbagi referensi untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan dan mempelajari karakteristik, serta kebutuhan peserta didik agar dapat menerapkan dalam pembelajaran dengan optimal.

 

Isu-isu penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah dalam perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik.

Topik 6.  Isu-isu penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di sekolah dalam perspektif sosial, budaya, ekonomi dan politik Aksi Nyata Mul...