Mulai Dari Diri
Sebelum memulai proses pembelajaran pada topik ini, saya melihat topik ini berjudul Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan dan saya berpikir isi materinya tentang sudut pandang interaksi sosial dan budaya dalam pendidikan.
Eksplorasi Konsep
Konsep yang saya pelajari pada topik ini yaitu status sosioekonomi (SES) yang mempengaruhi interksi sosial orang dewasa dan anak, dan Cultural-Historical Activity Theory (CHAT) yang sangat penting karena dalam memahami hubungan apa pun, seperti hubungan SES dan pengembangan.
Ruang Kolaborasi
Pada ruang kolaborasi saya menganalisis studi kasus tentang perspektif sosiokultural dalam penerapan pendidikan di Indonesia dalam kelompok dari tiga bacaan yaitu Belajar Berdemokrasi, dari buku Mengajar untuk Perubahan, Ray Sang Pecandu Online Game, dari buku Mengajar untuk Perubahan, Literasi Dasar, dari Buku Melawan Setan Bermata Runcing: Pengalaman Gerakan Pendidikan Sokola. Kami Menganalisis faktor sosial, budaya, ekonomi dan politik yang penting dalam cerita tersebut. Saya menyadari penting pemerataan pendidikan dan juga memotivasi saya untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, relevan dan bermakna dengan memperhatikan keberagaman latar belakang peserta didik.
Demonstrasi Kontekstual
Hal penting yang saya pelajari dari proses demonstrasi kontekstual bersama kelompok yaitu kami dapat mempresentasikan hasil kerja kelompok dan memberikan pandangan mengenai topik bahasan. Kami saling bekerja sama dalam kelompok dengan baik.
Elaborasi Pemahaman
Sosioekonomi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pendidikan dan interaksi sosial orang dewasa dan anak. Penting untuk memahami status sosioekonomi dan sosiokultural beragam dan tidak memandang perbedaan sebagai penghambat. Guru, orang tua maupun orang sekitar peserta didik perlu memberikan dukungan pendidikan bagi semua peserta didik. Seorang guru harus mengenal dan memahami latar belakang peserta didiknya agar mampu menciptakan pembelajaran yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.
Hal baru yang saya pahami yaitu SES mempengaruhi pola interkasi orang dewasa dan anak dan aktivititas sosial dan insteraksi orang dewasa-anak membentuk dasar sosialisasi kognitif.
Hal yang ingin saya pelajari lebih lanjut yaitu bagaimana keberagaman budaya peserta didik dapat diintegrasikan dalam upaya mencapai keadilan pendidikan. Apa tantangan yang muncul dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang adil untuk semua peserta didik. Bagaimana keberhasilan atau efektivitas implementasi konsep sosiokultural dapat diukur atau dinilai. Apakah ada indikator tertentu yang dapat digunakan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap pembelajaran peserta didik.
Koneksi Antar Materi
Hal yang saya pelajari dari konekasi antar materi yaitu bahwa Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan berkaitan erat dengan filosofi pendidikan di indonesia, pemahaman tentang peserta didik dan pembelajarannya, prinsip pengajaran dan asesmen yang efektif, pembelajaran sosial emosional dan teknologi baru dalam pembelajaran dan pengajaran. Semuanya ini memberikan pemahaman tentang bagaimana memahami latar belakang peserta didik yang beragam dan memberikan pemahaman bagaimana guru dapat menciptakan pembelajaran yang mengakui dan menghargai perbedaan serta menciptakan pembelajaran yang relevan, menarik dan bermakna bagi peserta didik.
Aksi Nyata
Manfaat pembelajaran ini bagi saya sebagai guru yaitu memberikan saya pemahaman dan mempersiapkan saya untuk nantinya menjadi guru yang memahami latar belakang peserta didik yang beragam dalam kelas dan merancang pembelajaran sesuai kebutuhan setiap peserta didik, dan melakukan pembelajaran yang relevan dan bermakna bagi peserta didik.
Saya menilai kesiapan saya berada pada skala 8 dari 10, karena saya masih perlu banyak belajar memperdalam pemahaman saya tentang Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan dan saya baru belajar teorinya, belum menerapkan dalam pembelajaran di kelas.
Saya perlu belajar lebih banyak lagi dari berbagi referensi untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang Konsep Dasar Perspektif Sosiokultural dalam Pendidikan dan mempelajari karakteristik, serta kebutuhan peserta didik agar dapat menerapkan dalam pembelajaran dengan optimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar